Sabtu, 08 Maret 2014

pantai talise



                                                                                                         HAMPARAN TELUK DI PANTAI TALISE

A.      Selayang Pandan
Palu, sebuah kota yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah ini ternyata banyak menyimpan wisata yang mengagumkan. Salah satunya Pantai Talise. Pantai Talise sendiri diambil dari sebuah kata dalam bahasa Kaili yang berarti Ketapang. Menurut masyarakat sekitar, dahulu kala banyak terdapat pohon ketapang di pantai ini. Oleh karena itu pantai ini lalu diberi nama Pantai Talise (Pantai Ketapang). Pantai Talise adalah salah satu obyek wisata andalan Kota Palu, Sulawesi Tengah. Pantai yang berada di ujung Teluk Palu ini membentang dari Kota Palu hingga Kabupaten Donggala. Dari lokasi wisata ini tampak hamparan teluk dan pegunungan yang begitu indah dan mempesona. Keberadaannya yang dekat dari Kota Palu menjadikan pantai ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan dari luar maupun masyarakat Kota Palu sendiri. Di sore hari, mereka datang ke pantai ini untuk menyaksikan detik-detik terbenamnya matahari (sunset).  dan menyaksikan keindahan terumbu karang dan ikan hias di bawah laut.
B. Keistimewaan
   Pantai Talise memiliki banyak keistimewaan. Selain memiliki panorama alam yang indah, pantai ini sangat cocok untuk kegiatan olah raga, seperti: berenang, selancar angin (wind surfing), sky air, menyelam, memancing, dan lain sebagainya. Menjelang sore hari, terdapat pemandangan yang sayang untuk dilewatkan, yaitu detik-detik terbenamnya matahari (sunset) di antara Gunung Gawalise yang berada tidak jauh dari Pantai Talise. Begitu pula di malam hari, tampak pemandangan yang sangat mengagumkan. Pengunjung dapat menyaksikan keindahan lampu-lampu dari perahu nelayan yang bergerak-gerak di tengah teluk terhempas oleh gelombang laut, sembari menikmati makanan dan minuman tradisional masyarakat Palu, seperti sarabba (air jahe dicampur santan, gula merah dan susu), pisang epek (pisang bakar dibumbui keju atau gula merah), pisang goreng, dan jagung bakar yang diolesi dengan mentega.  Selain itu, pengunjung dapat menyaksikan keindahan Jembatan Palu IV berwarna kuning yang membentang di atas hulu sungai Palu yang berada tidak jauh dari Pantai Talise. Jembatan yang sering mengundang decak kagum karena keindahannya itu diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Bambang Susilo Yudoyono pada bulan Mei 2007. Jika pengunjung ingin mencari suasana lain, tidak jauh dari Pantai Talise, sekitar 3 km ke arah Barat, terdapat obyek wisata yang tidak kalah menariknya, yaitu Pantai Taman Ria. Di Taman Ria ini, pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitarnya dan menikmati berbagai macam makanan khas Palu yang disajikan di warung-warung makan maupun di restoran, seperti kaledo (sop tulang sapi) yang dimakan dengan singkong atau nasi, uvempoi (kuah asam dari tulang sapi) yang dimakan dengan burasa (nasi santan yang dibungkus daun pisang), dan uta dada (semacam opor ayam).
C. Lokasi
Pantai Talise membentang di Jl. Rajamoili dan Jl. Cut Mutia Kota Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia.

E. Harga Tiket Masuk
 pengunjung juga tidak perlu membayar biaya masuk atau tiket masuk alias gratis

F. Akomodasi dan Fasilitas
Oleh karena pantai ini terletak di pusat Kota Palu, maka pengunjung tidak akan kesulitan mendapatkan tempat menginap. Sekitar 1 kilometer dari lokasi, terdapat sejumlah hotel dan wisma untuk beristirahat. Selain itu, di lokasi juga tersedia cafe grobak yang menyediakan aneka ragam makanan dan minuman tradisional masyarakat Palu.

Akses ke Pantai Talise

Pantai Talise dapat dicapai dengan mudah karena lokasi pantai ini terletak di pusat Kota Palu. Dari Bandara Mutiara, Palu pengunjung dapat menggunakan kendaraan darat menuju Pantai Talise. Lokasi ini hanya berjarak sekitar 4 km dari bandara tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar